Teknologi Tepat Guna

Tekonologi Tepat Guna atau biasa disebut TTG, bisa hadir secara mengagumkan di Desa. Mampu menjawab masalah kolektif warga Desa, cara kerjanya mudah dimengerti dan dijalankan oleh warga, murah dan lekat dengan pengetahuan asli dan budaya setempat. Bisa dikisahkan, kebutuhan listri warga Desa yang dijawab dengan penyediaan tenaga listrik mikrohidro ternyata mampu menjawab banyak hal. Rumah-rumah terang dengan lampu listrik, anak-anak bisa belajar saat malam, penggilingan padi kini tak perlu lagi dibawa ke luar Desa, produksi pertanian melaju. Warga bisa berkumpul di malam hari untuk segala macam urusan bersama. 

Begitu juga dengan pelaksanaan pemerintahan Desa dan pembangunan Desa. Musyawarah Desa bisa berlanjut malam. Tanpa listrik, kehidupan Desa berhenti saat gelap malam datang. Tetapi dengan adanya penerangan listrik, banyak hal bisa dilakukan untuk kepentingan individu maupun kolektif warga Desa. TTG mikrohidro ada dan berdayaguna. Dan ini hanya salah satu contoh dari 1001 produk TTG. Di tempat lain, penerangan listik bisa dihasikan dari tenaga surya.

TTG sesungguhnya berkembang cepat dengan jenis sesuai karakteristik setempat. Teknologi Tepat Guna menunjuk pemanfaatan teknologi sederhana dengan pemanfaatan yang efektif dan memenuhi etik. Efektif itu bermakna murah, melibatkan banyak orang (padat karya), hemat energi, mudah dirawat dan bisa dijalankan dengan mudah. Sedangkan yang dimaksud memenuhi etik, adalah sesuai dengan kondisi lokal, muai dari nilai-nilai, potensi sumber daya, dan dapat diterima secara budaya. 

Berbeda dengan arus utama pemanfaatan teknologi yang boros sumber daya, butuh dukungan tingkat keahlian tertentu, dan kadang merusak atau mencemari lingkungan. Dengan begitu, merancang mobilisasi teknologi tepat guna di Desa haruslah memahami karakteristik, sumber daya, dan budaya setempat. Prosesnya pun harus dapat diterima dan melahirkan tindakan warga Desa. 

Saat ini, keberadaan Desa dengan pondasi dasar pelaksanaan UU Desa ditantang untuk berkemampuan mengembangan teknologi tepat guna ini. Bisa terjadi, suatu teknologi sederhana ditemukan warga tetapi tidak memperoleh dukungan dari pemerintah Desa. Tetapi dengan adanya UU Desa, TTG sebagai bagian dari inisiatif dan prakarsa warga Desa haruslah disambut pemerintah Desa, dikembangkan dan dijalankan untuk pemanfaatan bersama. 

Kebutuhan-kebutuhan utama dari Desa hendaklah dijawab segera. Seperti memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih, kebutuhan listrik untuk meningkatkan pelayanan publik (pendidikan dasar, kesehatan dasar dan adminitrasi pemerintahan Desa), sampai ke peningkatan produksi dan distribusi hasil pertanian. 

Pernah menjadi dinamika pembahasan, pengembangan TTG dikembangkan sebagai instrumen trimatra pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. TTG diproses sebagai hasil akumulai nilai dan pengetahuan warga. TTG adalah salah satu sarana untuk memperluas kesempatan dan pilihan warga bertindak atas dasar nilai-nilai dan pengetahuan asli warga Desa. Pada tahap selanjutnya, TTG dikembangkan sebagai teknologi sederhana dengan pemanfaatan bersama yang menghasilkan nilai tambah bagi warga. Meningkatkan produksi dan distribusi hasil pertanian, dan dengan demikian menghasilkan tabungan bagi warga. Keberlanjutannya dikelola dalam bentuk kelembagaan masyarakat sejenis community center yang biasa disebut, Balai Rakyat. Trimatra pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa itu tidak banyak lagi didengar, tapi logis dilaksanakan. 

Apa peran pemerintah Desa, kewenangan Desa dengan dukungan sumber daya keuangan Dana Desa sebenarnya bisa memperkuat mobilisasi teknologi tepat guna ini. Bahasa arus utama disebut inovasi. Tetapi pada dasarnya adalah mekaksanakan kewenangan Desa secara lebih kreatif dan tidak melepaskan inovasi dari nilai-nilai dan kekuatan warga Desa. 

Hari ini, Presiden Jokowi membuka kegiatan gelar Tekonologi Tepat Guna di Bali. Dukungan pemerintah memang diperlukan. Karena sesungguhnya, teknologi sederhana dengan pemanfaatan seluruh warga Desa itulah yang bisa disebut arus utama pembangunan Desa.

Berikan Pendapat Anda